Category: Uncategorized
-
Kisah Sepasang Sepatu Sandal Anti-Diabetes

“Nomer sandal milik Mas berapa?” Demikian tanya istri tercinta tadi sore. Ya, tadi sore, ketika istri sedang menuju tempat praktek dia. Istri tampaknya sudah lupa ukuran dan nomer sepatu dan sepatu sandal yang saya pakai. Tentu saja lupa, karena sudah bertahun-tahun saya gak pernah ganti sepatu sandal. Apalagi sepatu. Mungkin lebih dari 10 tahun saya…
-
Juri Lanjut Beri Materi, Sebuah Cara Mengisi Liburan Positif

CARA-melakoni liburan dengan ringan kaki dan semangat beraktivitas, hakikatnya adalah ikhtiar menjadikan waktu jadi lebih positif. Seperti apa potretnya? Minggu (7/7/24), saya menghadiri undangan menjadi juri kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah Takmiliyah (Porsadin) Kecamatan Baureno. Perlombaan di sana megah dari sisi pagelaran. Panitianya saja full dress, berseragam lengkap jas, dasi, pecis, dengan…
-
Dalangara: Mistisisme dan Historisme (1)

Dalangoro bukan sekadar kisah dalang yang meninggal di oro-oro atau bengawan. Lebih dari itu, terkandung mistisisme dan historisme yang menarik untuk didiskusikan. Dalangoro merupakan sebuah gang yang berada di Jalan Lettu Suyitno, Desa Campurejo, Bojonegoro. Sayangnya, mesin pencari sekaliber “Google” kurang akurat dalam menandai “Dalangoro”. Bahwasanya Dalangoro merupakan sebuah “gang” yang bukan hanya sekadar “gang”,…
-
Syekh Yasin Al Fadani, Ulama Sadah Al Jawi dari Sumatera Barat

Sayyidi Syekh Muhammad Yasin bin Isa Al Fadani Al Hasani alias Syekh Yasin Padang (1917-1990 M), merupakan ulama besar Kota Makkah berasal dari Nusantara. Ia guru dari para ulama di Indonesia. Namanya masyhur sebagai Musnid ad-Dunya, mata rantai periwayatan hadits dunia pada zamannya. Syekh Yasin Padang memiliki nama lengkap Sayyidi Syekh Muhammad Yasin bin Muhammad…
-
Mengenal Dr. Ahmed El-Tayyeb, Syaikh Al-Azhar Al-Sharif ke-48

“Sugeng rawuh (selamat datang) di Indonesia, Tuan Guru.” Demikian gumam bibir saya, ketika dini hari tadi menyadari kunjungan Syaikh al-Azhar al-Syarif ke-48 itu ke Indonesia antara 8-11 Juli 2024. Kini, ulama yang rendah hati, hidup sederhana, dan berwawasan luas ini sedang berada di Jakarta. Sosok ulama yang senantiasa menyapa siapa pun dengan senyum hangat dan…
-
Islam Indonesia dan 7 Strata Masyarakat Nusantara

Masyarakat Jawa Kuno (Nusantara) meyakini orang asing dan saudagar berstatus budak. Dan budak haram berbicara agama. Untuk diketahui sejak awal, Jawa bukan sekadar Pulau Jawa. Tapi Cakravala Mandala Dvipantara (Nusantara), sebuah teritorial luas yang membentang di sekujur wilayah Asia Tenggara. Nusantara, meliputi wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, hingga Brunei Darusalam. Ini alasan utama ulama-ulama dari Thailand…
-
Dalangoro, Pelabuhan Majapahit di Tengah Kota Bojonegoro

Bojonegoro punya banyak titik Naditira Pradesa (pelabuhan sungai) Majapahit. Tapi, hanya ada satu titik pelabuhan yang berada di tengah Kota Bojonegoro. Ia bernama Dalangoro. Pelabuhan Dalangoro terletak di Bengawan Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro. Dari 17 titik pelabuhan Majapahit yang berada di Tlatah Jipang (Bojonegoro), Dalangoro menjadi satu-satunya pelabuhan yang berlokasi di tengah Kecamatan Kota. Pada…
-
Candra Benawa: Menginisiasi Kemunculan Budaya Bengawan

Festival Candra Benawa menginisiasi kembali munculnya kesenian Islam kuno yang lahir dari rahim Bengawan. Seni peninggalan Para Wali Njipangan. Festival Bengawan bertajuk Candra Benawa Getas yang dihelat pada 5 – 6 Juli 2024 di sungai pembatas Bojonegoro (Jawa Timur) dan Blora (Jawa Tengah) itu, bertujuan menginisiasi munculnya kembali Budaya Bengawan. Kebudayaan Njipangan yang telah lama…
-
BI Dorong Kebijakan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi

Bojonegoro Institute (BI), sebuah lembaga kajian dan advokasi kebijakan publik di Kabupaten Bojonegoro, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk menerapkan kebijakan pengaanggaran daerah berbasis ekologi. “Kami melihat, selain permasalah kemiskinan, tantangan yang dihadapi Bojonegoro saat ini dan ke depan adalah pembangunan lingkungan hidup,” kata Aw Saiful Huda, Direktur Bojonegoro Institute. Menurut Awe, panggilan akrabnya, ada…
-
Candra Benawa, Menjaga Kelestarian Budaya Bengawan

Festival Candra Benawa dihelat pada (5-6 Juli 2024) di sungai Bengawan pembatas antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur itu, memiliki tujuan untuk menjaga kelestarian Budaya Bengawan. Festival Candra Benawa, yang salah satu mata acaranya bernama Nyadran Akbar, telah melibatkan 5 desa, 2 kabupaten, dan 2 provinsi. Artinya, secara geografis, acara ini sudah berkelas Nasional.…