Category: Uncategorized
-
5 Kuliner Bojonegoro Tempo Dulu yang Harus Kamu Tahu

Kuliner Bojonegoro itu banyak macamnya. Salah satu yang layak dicoba adalah kuliner tempo dulu khas Bojonegoro. Bojonegoro punya tradisi kuliner yang sangat kuat. Sayangnya tradisi kuat itu tak sejalan dengan eksistensi dari beberapa menu kulinernya. Banyak sekali makanan otentik asal Bojonegoro yang sekarang ini sulit untuk ditemukan alias langka. Ingin tahu kuliner Bojonegoro tempo dulu…
-
Venice of the East: Mengitari Kampung Ayer di Bandar Seri Begawan

“Mbak Ummie dan Mas Rofi’! Maukah sekarang kita menikmati Kampung Ayer?” Demikian ucap Ustadzah Siti Liha M.A. pagi itu. Ya, pagi Rabu, 24 April 2024 yang lalu. Ternyata, pagi itu, Ustadzah Siti Liha M.A. dan Ustadz Masruh Ahmad M.A., MBA, sudah menanti kami di ruang tamu rumah mereka di Kampung Rimba, Bandar Seri Begawan, Brunei…
-
Kramat Santri Jipang

Makam Kramat Santri terletak di Dusun Judan, Desa Jipang, Cepu, melengkapi jejak empiris peradaban islam abad 14 M di wilayah Bengawan Jipang. Matahari belum benar-benar tenggelam ketika langkah kaki kami sampai di sebuah dusun bernama Judan, Desa Jipang, Kecamatan Cepu (Kamis, 9 Mei 2024). Di lokasi ini, kami mendapati situs cagar budaya yang masyhur bernama…
-
Mengunjungi Masjid Hassanil Bolkiah: Permata Arsitektur Islam di Brunei Darussalam

“Ustadz Masruh, siang ini kita akan melaksanakan shalat Jumat di mana?” Demikian tanya saya kepada Ustadz Masruh Ahmad M.A., MBA. Hari itu adalah hari Jumat, 26 April 2024 yang lalu. Ketika itu, saya sedang kluyuran ke Brunei Darussalam. “Kali ini, kita melaksanakan shalat Jumat di Masjid Jame’ Asr Hassanil Bolkiah,” jawab salah seorang anggota Badan…
-
Bengawan Sore Jipang: Bukti Peradaban Zaman Raja Erlangga

Bengawan Sore menjadi bukti ilmiah teknologi rekayasa sungai sudah dikenal di wilayah Jipang sejak abad 11 M. Bengawan Sore Jipang selama ini dikenal dalam dongeng fiksi berlatar perang abad 16 M, dengan lakon utama Arya Penangsang. Namun faktanya, Bengawan Sore Jipang merupakan teknologi pengelolaan aliran sungai yang dibangun pada abad 11 M oleh Raja Erlangga…
-
Menikmati Rehat di Brunei Darussalam

“Neng. Pesawat kita telah mendarat di Bandar Seri Begawan Airport!” Demikian ucap saya kepada istri yang duduk di sebelah kanan saya. Dalam pesawat Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia. Hari itu, Selasa, 23 April 2024. Jam menunjuk pukul 09.30 waktu setempat. Selepas menempuh perjalanan sekitar dua setengah jam dari Kuala Lumpur, pesawat Air Asia yang…
-
Gunung Jali Tebon: Bumi Toleransi dan Tanah Akulturasi

Gunung Jali merupakan hamparan bukit terletak di Dusun Tegiri, Desa Tebon, Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Savana pinggir Bengawan yang dipenuhi fosil hewan purba itu, masyhur dikenal sebagai diorama Bhineka Tunggal Ika. KH Abdurrohman Wahid atau Gus Dur dalam The Passing Over (1998) menulis, wilayah di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut sebagai prototype toleransi…
-
Memahami Gaslighting dan Beragam Bentuknya

Gaslighting adalah sebuah istilah yang populer sepanjang 2022. Situs resmi kamus Amerika, Merriam-Webster sampai menobatkan gaslighting sebagai kata tahun ini. Apa sebenarnya gaslighting? Gaslighting adalah sebuah teknik psikologi di mana orang atau kelompok memanipulasi orang maupun kelompok lain dengan mempertanyakan persepsi mereka sendiri. Jika dijelaskan dengan bahasa yang lebih sederhana, gaslighting adalah sebuah cara yang…
-
Bergerak dan Berserikat, Cara Jurnalis Rayakan May Day

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia rayakan May Day 2024 dengan tetap mengimbau para Jurnalis untuk tetap berserikat! May Day diperingati sejak 1 Mei 1886, bukan hanya momentum rutinan. Hari Buruh ini diperingati untuk mengingat perlawanan para pekerja di masa lalu saat menghadapi situasi buruk, termasuk bekerja 16 jam per hari dengan upah sangat rendah tanpa…
-
MWC NU Padangan Bertekad Lanjutkan Perjuangan Para Pendahulu

Pengurus harian MWC NU Padangan adakan rapat santai di Depot Ikan Bakar Pak Sholeh Padangan (28/4/2024). Pembahasan utamanya adalah tekad untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu. Khususnya dalam membangun atmosfer Islam Aswaja melalui wadah NU Padangan. Rapat santai itu dihadiri sejumlah pengurus harian MWC NU Padangan. Di antaranya; Kiai Jakfar al Mansur (Ketua Tanfidziyah), Kiai Nurul…